Sabtu, 25 Februari 2017

Aku untuk Tuaku


AKU UNTUK TUAKU

Denting ruji dari Phoenix 1970 an gemercik merintik
Dia ayun melintasi lorong-lorong PB Sudirman di 11.30 am
Ternyata kala itu Friday
Bagaimanakah dengan AKU………UNTUK TUAKU

              Dia kenakan batik klasik Cendrawasih di 80 derajat tubuhnya
              Dia mahkotakan peci hitam kecoklatan di memutih rambutnya
              Dia Jubahkan sarung lusut menutupi kakinya
              Seperti apakah AKU………UNTUK TUAKU

Shof per shof dia lewati
Jamaah per jamaah dia jabati
Dia tunaikan 2 rakaat di arrivalnya
Seperti itukah AKU…………UNTUK TUAKU

              Denting ruji kembali gemercik merintik dari Phoenix 1970 nya
              Kembali dia ayun melintasi lorong-lorong PB Sudirman di 12.30 pm
              Perempuan dengan garis wajah keriput tersenyum menyabut arrivalnya
              Bisakah AKU…………UNTUK TUAKU

Bagaimanakah …… ?
Seperti apakah … ?
Seperti itukah … ?
Bisakah …… ?
Aku……,teruntuk masa tuaku



Jumat, 24 februari 2017 

0 komentar :