AKU UNTUK TUAKU
Denting ruji dari
Phoenix 1970 an gemercik merintik
Dia ayun melintasi
lorong-lorong PB Sudirman di 11.30 am
Ternyata kala itu Friday
Bagaimanakah dengan AKU………UNTUK
TUAKU
Dia kenakan batik klasik Cendrawasih di 80 derajat
tubuhnya
Dia mahkotakan peci hitam kecoklatan di memutih
rambutnya
Dia Jubahkan sarung lusut menutupi kakinya
Seperti apakah AKU………UNTUK TUAKU
Shof per shof dia lewati
Jamaah per jamaah dia
jabati
Dia tunaikan 2 rakaat di
arrivalnya
Seperti itukah AKU…………UNTUK
TUAKU
Denting ruji kembali gemercik merintik dari Phoenix
1970 nya
Kembali dia ayun melintasi lorong-lorong PB Sudirman di
12.30 pm
Perempuan dengan garis wajah keriput tersenyum menyabut
arrivalnya
Bisakah AKU…………UNTUK TUAKU
Bagaimanakah …… ?
Seperti apakah … ?
Seperti itukah … ?
Bisakah
…… ?
Aku……,teruntuk masa tuaku
Jumat, 24 februari 2017


0 komentar :
Posting Komentar