Karena kesetiaanlah maka jinak ombak dan hati penggembara
ini berkisah
Menyisir bibir pantai hingga bermuara di dermaga Mahabbah
Mungkin yang bersemayam di mataku hanyalah laut lepas
Namun sejatinya yang berpresisi di hatiku adalah matamu
Mata yang membawaku terus melangkah ke puncak Mahabbah
Mata yang terus menuntunku ke nada-nada Khitbah
Hingga aku baringkan jemariku di atas senar-senar rindu dan
sesekali ku sebut nama mu dalam melodi laguku.
Kasih, Tuhan akan mempersatukan hati kita meskipun bukan
cinta kita
Kasih, Tuhan akan meridhoi kerinduan hati kita meskipun
bukan pertemuan kita
Dan Tuhan, kalau engkau memang maha pemersatu, kenpa engkau
tidak satukan hati dan cinta kita?
Dan Tuhan, kalau memang engkau maha pemersatu rindu, kenapa
engkau tidak mempertemukan rinduku dan rindunya?
#jazulisme


0 komentar :
Posting Komentar