Senin, 23 Oktober 2017

Di Balik Senyuman Kaum Proletar


Yang Rabbaniyah, engkau iman dan tauhidkan kuat-kuat dalam sanubari
Meski hari ini engkau dapati sesuap nasi
Namun senyuman ikhlas bapak akan warnai hari-hari
Kami juga berhak tersenyum wahai borjouis

Yang Ahlaqiyah, engkau sinergikan di bawah payung ekonomi dan politik
Karena hari ini engkau mengemban janji
Dan esok adalah bukti duniawi dan sekaligus saksi akhirati                      
Kami juga berhak tersenyum wahai kapitalis

Yang Insaniyah, engkau fitrah dan asumsikan di bawah nama Tuhan
Padahal engkau tak memanusiakan apa yang Tuhan manusiakan
Hingga malam-malam nya ter mataharikan
Kami tetap ternsenyum di bawah gubuk proletar

Yang Alamiyah, engkau eksploitir se profan-profanya
Hingga engkau lalai bahwa lusa itu bencana
Dan kami kau kambing hitamkan atas segalanya
Namun sekali lagi, kami itu bukan proletar gadungan

Kami itu Proletar Tasamuh, maka kami tak pernah memakasa
Kami itu Proletar Tannawu’ maka kami beraneka warna
Kami itu Proletar Wasathiyah, maka kami moderat jua
Kami itu Proletar Takamul, maka kami mendukung sepenuhnya

#jazulisme

#Kediri, 23 October 2017

0 komentar :