Senin, 16 Oktober 2017

CAHAYA ke-26


Harga sebuah kebaikan yang kau janjikan, dan
Hukuman sebuah keburukan yang kau camkan
Aku bahkan tak mampu membelinya, dan
Bahkan aku tak kuat menerimanya

Munkar, munafik, maksiat dan nafsu yang bersarang di jiwa dan raganya
Apakah engkau akan melengkapinya dengan yang sedemikan pula?
Maaruf, sidiq, shaleh dan pahala yang bersemayam di hati dan fikiranya
Apakah engkau akan mempersatukanya dengan yang sedemikian rupa?

Cahaya……. Engkau yang sebenar-benarnya cahaya
Engkau sejatinya bersinar karena kegelapan bukan?
Kelam…….. Engkau yang sekelam-kelamnya malam
Engkau  sejatinya terang karena cahaya bukan?

Yang Mukasyafah, aku yakin dan pasrahkan aku akan peran-Mu
Yang Muamalah, aku harap dan do’akan aku akan hidayah-Mu.
Aku merayu-Mu wahai cahaya……, dan
Aku memuja-Mu duhai cahaya  ke-26

Refleksi!
الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ ۖ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ ۚ أُولَٰئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ ۖ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga). [An-Nur: 26]


#jazulisme                                                                                                  Kediri, 16 October 2017

0 komentar :